First Warriors

'Ngidam' Messi di FIFA 19? Bocah Gacha Kuras Duit Ortu!

Rendy Lim
11/07/2019 10:01 WIB
'Ngidam' Messi di FIFA 19? Bocah Gacha Kuras Duit Ortu!
FIFA 19

Bisa punya pemain favorit di tim binaanmu konon akan membuat kamu lebih 'berani' dan bahkan rela lakukan apa saja demi mendapatkannya. Tidak percaya? Hal ini dilakukan oleh para bocah asal Inggris yang bermain gim FIFA 19. Mereka ga keluar duit sepeser pun, karena belum berpenghasilan atau bekerja, makanya anak-anak ini memilih untuk 'menguras' rekening orang tuanya.

Sang ayah, Thomas Carter dari Hampshire, Inggris, kaget saat mengetahui anak-anaknya telah menggunakan rekeningnya untuk melakukan transaksi pembelanjaan di gim FIFA 19 pada konsol Nintendo Switch

Saat ditanya, anak-anak ini ternyata 'ngidam' pemain Lionel Messi untuk bermain dalam tim mereka. Dan fitur 'gacha' adalah salah satu cara untuk mendapatkannya, namun peluang memperoleh pemain dambaanmu amat kecil. Antara rasa penasaran dan 'keyakinan' semu, nampaknya anak-anak ini terus memutar gacha sampai bisa mendapatkan sang idola, Lionel Messi.

Ayahnya mengaku bahwa dulu sesekali pernah membelikan pemain untuk si anak. Nahasnya, anak-anak ini malah mempelajari cara pembeliannya, lalu mempraktekkannya sendiri. Akibat kecerobohannya ini, dirinya harus menanggung kerugian sebesar 550 Pound, atau sekitar 9,7 juta Rupiah.


Bukti transaksi rekening sang ayah (via BBC)

Pada awalnya, Carter tidak menyangka bahwa si anak yang telah menguras rekeningnya karena daftar tagihan dikirimkan ke alamat sureal yang lama, sehingga dia tidak bisa melihatnya. Dia baru sadar ketika uangnya di rekening sudah terkuras habis. 

Ironisnya, meski sudah menghabiskan uang sebesar itu, anak-anak ini masih belum mendapatkan pemain yang mereka idamkan, Lionel Messi. Kabarnya juga, pihak Nintendo akan mengembalikan uang 'kurasan' tersebut dengan konsekuensi pemain-pemain yang didapatkan si anak akan dihapus dari akunnya.

Ini menjadi salah satu bukti teranyar kalau anak-anak sekarang cepat untuk belajar sesuatu, terutama yang berbau digital. Hati-hati yah Sobat Esports, bagi yang sudah punya anak dan ingin membelikan mereka in-game items, jangan sampai mereka bisa meniru dan mampu melakukannya sendiri nanti secara diam-diam.

Bagaimana pendapatmu, Sobat Esports?