Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Industry

IGRS Ditunda Sementara, Kemkomdigi Pastikan Tidak Ada Pemblokiran Game

Michael - Jumat, 17 April 2026 15:21:13

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana - source: Antara

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi menunda sementara penerapan sistem klasifikasi game berbasis usia, Indonesia Game Rating System (IGRS). Keputusan ini diambil setelah munculnya sorotan publik terkait kesalahan tampilan rating pada platform distribusi game Steam dan beberapa kejadian yang menghebohkan komunitas game. 

Evaluasi dan Investigasi Sistem IGRS

Dikutip dari Antara, Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, menegaskan bahwa penundaan ini bersifat sementara. Pemerintah saat ini tengah melakukan investigasi mendalam guna memastikan sistem IGRS dapat berjalan optimal dan kredibel saat diterapkan secara luas.

Tim khusus telah dibentuk untuk menelusuri berbagai aspek penting, mulai dari sistem teknis, proses klasifikasi, hingga tata kelola kebijakan. Evaluasi ini dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada celah yang berpotensi menimbulkan kesalahan serupa di masa depan.

Libatkan Industri dan Lembaga Terkait

Dalam proses evaluasi, Kemkomdigi tidak bekerja sendiri. Sejumlah pemangku kepentingan turut dilibatkan, termasuk asosiasi industri game, pelaku industri, serta lembaga pemerintah seperti Kementerian Ekonomi Kreatif dan Badan Siber dan Sandi Negara.

Selain itu, pemerintah juga ??????? menyerap aspirasi masyarakat. Diskusi intensif bahkan dilakukan setiap hari sejak awal April untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan solusi terbaik bagi implementasi IGRS ke depan.

Tidak Ada Pemblokiran Game Selama Penundaan

Di tengah proses evaluasi ini, Kemkomdigi memastikan bahwa tidak ada pemblokiran atau pembatasan akses terhadap game yang belum memiliki rating IGRS. Masyarakat tetap dapat memainkan game seperti biasa tanpa gangguan.

Sonny menegaskan bahwa mekanisme pemblokiran memiliki prosedur tersendiri dan tidak dilakukan secara sembarangan. Sejak awal, tidak ada game yang diblokir terkait penerapan IGRS, sehingga pengguna tidak perlu khawatir akan kehilangan akses.

Komitmen Transparansi dan Pembaruan Berkala

Meski belum ada kepastian kapan hasil evaluasi akan diumumkan, Kemkomdigi berkomitmen untuk memberikan pembaruan secara rutin kepada publik. Saat ini, terdapat tiga tim yang bekerja secara paralel, baik dari internal maupun eksternal, untuk mempercepat proses investigasi.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem klasifikasi game yang akurat, transparan, dan dapat dipercaya. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan IGRS nantinya mampu menjadi standar nasional yang mendukung pertumbuhan industri game Indonesia secara berkelanjutan.

Baca Artikel Asli