Tuntas sudah perjuangan wakil Free Fire Indonesia di ajang FFCM SEA 2026. EVOS Divine, wakil terakhir Indonesia harus bertekuk lutut dari tim asal Vietnam, P Esports
Dalam pertandingan tersebut, EVOS Divine gagal menghentikan dominasi P Esports dan harus tumbang dengan skor 0-2 dalam format seri best-of-three.
Game Pertama: EVOS Tumbang di Bermuda
Pertandingan pembuka berlangsung di map Bermuda, salah satu map klasik di kompetisi Garena Free Fire. Permainan agresif di awal laga membuat P Esports unggul cepat 4-0.
Meski sempat memberikan perlawanan dan menyamakan kedudukan 4-4, EVOS akhirnya harus mengakui ketangguhan P Esports dengan skor 4-6.
Game Kedua: Dominasi P Esports di Solara
Memasuki game kedua yang berlangsung di map Solara, performa EVOS Divine tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Sebaliknya, P Esports kembali tampil solid dan mampu memaksa EVOS bermain defensif sejak awal pertandingan. Tekanan konsisten membuat EVOS kesulitan membangun momentum permainan.
Pada akhirnya, P Esports kembali mengamankan kemenangan dengan skor 6-3, sekaligus menutup seri dengan kemenangan 2-0.

P Esports Lanjutkan Momentum dengan Kalahkan AG Global
Setelah menyingkirkan EVOS Divine, P Esports melanjutkan performa impresif mereka pada Lower Bracket Semifinal.
Kali ini, mereka menghadapi tim asal Thailand, AG Global. Pertandingan berlangsung ketat, namun P Esports berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut memastikan langkah P Esports melaju ke lower-bracket final, menunggu tim yang kalah dari pertandingan Upper Bracket Final antara Buriram United Esports dan Team Falcons.
Laga tersebut akan menjadi penentu apakah P Esports mampu melangkah ke Grand Final FFCM SEA 2026 Spring dan memperebutkan gelar juara di salah satu turnamen Free Fire terbesar di kawasan Asia Tenggara.