PT. Adidaya - Taiwan Excellence

Co-Founder Alter Ego & Pemain Geek Fam Bocorkan Gaji Atlet Esports

Billy Rifki
24/09/2020 18:24 WIB
Co-Founder Alter Ego & Pemain Geek Fam Bocorkan Gaji Atlet Esports
Piala Menpora Esports 2020

Banyak orang hanya mendengar kalau esports adalah industri baru yang menjanjikan. Anak-anak muda yang bermunculan dalam waktu sekejap, kini jadi sensasi di jagat hiburan kompetitif sebagai altet game profesional. Sebenarnya, seberapa menguntungkan sih menjadi atlet esports? Berapa gaji yang mereka terima tiap bulannya?

Dalam sesi prescon di Piala Menpora Esports 2020 Axis kemarin (23/9), hadir perwakilan dari tim esports profesional yakni Indra Hadiyanto selaku Co-Founder & COO Alter Ego, ada juga Tantyo "Doyoksyl" Adityapemain profesional dari tim Geek Fam untuk divisi Mobile Legends.

Salah satu pertanyaan media kepada mereka menyangkut soal gaji pemain pro. Meski tak menyebut rinci tentang besarannya, Indra dan Doyok memberikan gambaran tentang jumlah yang bisa dibawa pulang seorang atlet esports tiap bulannya. "Misalnya untuk gaji seorang pro player, kalau bisa dibilang divisi satu Mobile Legends yang ikut MPL. Itu kebanyakan, ini saya ambil rata-ratanya, kebanyakan di atas 10 Juta Rupiah. Lumayan menjanjikan," ungkap Indra.

Ini belum termasuk pemasukan dari streaming, turnamen dan endorse-endorse. Doyoksyl pun mengangguk setuju dengan pernyataan Indra. "Bisa di atas 10 (juta Rupiah), yang pasti sebulan bisa dua digit lah," ucap core player dari Geek Fam.

Tak cuma penghasilan sebagai pemain pro saja yang menjanjikan, Indra juga mengatakan profesi yang berkaitan dengan industri ini tak kalah memuaskan seperti video editor, kameraman atau asisten live stream. "Kalau kita ambil satu study case seorang video editor dari YouTuber Esports, JessNoLimit aja misal ya. Dia untuk mengedit satu konten video YouTubenya bisa dibayar sekitar 300-500 ribu Rupiah per video. Jadi kalau dia upload sehari sekali, kita bisa tahu dapatnya mirip-mirip pro player juga, tergantung seberapa jago keahlian kalian sebagai video editor. Untuk lain-lain yang bekerja dalam company, sudah pasti di atas UMR," tutup Indra

Wah, nggak heran deh kalau jadi pro player sekarang sudah jadi impian banyak anak muda. Buat kalian yang punya mimpi jadi atlet esports, jangan berhenti berusaha sampai berhasil yah!