Home

News

Esports

Lifestyle

Other

Valorant

FURIA dan Gentle Mates Tersingkir dari VALORANT Masters Santiago 2026

Aldonov Danoza - Selasa, 10 Maret 2026 06:22:38

Turnamen internasional VALORANT Masters Santiago 2026 mulai memakan korban di fase gugur. Dua tim yang sebelumnya tampil cukup menjanjikan, yakni FURIA dari wilayah Americas dan Gentle Mates dari EMEA, harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat.

Kekalahan krusial di babak playoff memastikan kedua tim tersebut gagal melaju lebih jauh dalam perebutan trofi global pertama di kalender Valorant Champions Tour (VCT) 2026.

VALORANT Masters Santiago merupakan panggung dunia perdana musim ini yang mempertemukan 12 tim terbaik dari liga Americas, EMEA, dan Pacific. Berlangsung di Santiago, Chile, turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar 1 juta USD atau sekitar Rp15,8 miliar (kurs Rp15.825 per USD).

Selain hadiah uang tunai, poin kompetisi menuju ajang Valorant Champions di akhir musim menjadi motivasi utama bagi tim-tim yang bertanding.

FURIA Gugur Setelah Perlawanan Sengit Melawan BBL Esports

FURIA, yang datang sebagai salah satu perwakilan tangguh dari wilayah Americas, harus menerima kenyataan pahit setelah tersingkir di babak lower bracket. Dalam pertandingan eliminasi hidup-mati melawan BBL Esports, tim asal Brasil tersebut kalah dengan skor tipis 1-2.

Hasil ini memastikan langkah FURIA terhenti di posisi 7–8 besar turnamen, sebuah pencapaian yang cukup mengecewakan bagi basis penggemar mereka yang masif di Amerika Latin.

Sebelum terlempar ke lower bracket, FURIA sebenarnya sempat memberikan perlawanan hebat saat menghadapi Paper Rex di babak playoff awal, namun harus menyerah dengan skor serupa, 1-2. Sayangnya, momentum untuk bangkit gagal dimanfaatkan saat bertemu BBL.

Meski sempat merebut satu map, BBL tampil lebih konsisten dan disiplin pada map penentuan, sekaligus mengunci tiket ke babak berikutnya dan memulangkan tim tuan rumah benua tersebut.

Gentle Mates Tersingkir Usai Duel Ketat Melawan All Gamers

Nasib serupa juga dialami oleh wakil EMEA, Gentle Mates. Organisasi asal Prancis yang baru saja bergabung sebagai mitra liga VCT EMEA ini harus mengepak koper lebih awal setelah kalah 1-2 dari All Gamers pada pertandingan lower bracket.

Kekalahan ini menjadi penutup kampanye mereka di Santiago setelah sebelumnya juga ditaklukkan oleh Nongshim RedForce dengan skor 0-2 di babak pembuka playoff.

Dalam laga melawan All Gamers, Gentle Mates sebenarnya menunjukkan performa yang cukup kompetitif dan sempat mencuri poin. Namun, tim asal Tiongkok tersebut mampu memanfaatkan celah pertahanan Gentle Mates di map terakhir untuk mengamankan kemenangan.

Tersingkirnya Gentle Mates menandai tantangan besar bagi tim-tim baru untuk beradaptasi dengan intensitas turnamen internasional yang sangat tinggi di awal musim 2026 ini.

Persaingan Masters Santiago Menuju Babak Akhir

Dengan tersingkirnya FURIA dan Gentle Mates, persaingan di Masters Santiago kini semakin mengerucut. Nama-nama besar seperti G2 Esports, NRG, dan raksasa Pasifik, Paper Rex, masih bertahan untuk memperebutkan gelar juara.

Turnamen ini juga menjadi tolok ukur penting mengenai kekuatan antarwilayah, di mana tim-tim dari Asia dan Amerika tampak mulai mendominasi peta kekuatan meta permainan terbaru.

Seiring berjalannya turnamen menuju Grand Final pada 15 Maret mendatang, tensi pertandingan dipastikan akan semakin memuncak. Tim yang masih bertahan kini hanya berjarak beberapa langkah lagi dari trofi internasional pertama musim ini.

Penggemar VALORANT di seluruh dunia kini menantikan apakah dominasi wilayah Pasifik akan terus berlanjut ataukah tim-tim Amerika Utara akan merebut kembali takhta mereka di tanah Chile.

Baca Artikel Asli