PB ESI Tetapkan Entry 9 Nomor Esports di Asian Games 2026 Aichi–Nagoya, Ada Apa Saja?
Timnas Esports Indonesia
Other

PB ESI Tetapkan Entry 9 Nomor Esports di Asian Games 2026 Aichi–Nagoya, Ada Apa Saja?

Michael - Sabtu, 21 Februari 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui Badan Tim Nasional (BTN) resmi menetapkan partisipasi Indonesia lewat mekanisme entry by number pada cabang olahraga esports di Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi–Nagoya, Jepang.

Keputusan ini menjadi langkah administratif awal Indonesia dalam mengikuti rangkaian kompetisi esports yang berada di bawah naungan Olympic Council of Asia (OCA).

Indonesia Entry di 9 dari 11 Nomor Esports

Mengacu pada mekanisme OCA, terdapat 11 nomor pertandingan esports yang akan dipertandingkan. Indonesia memutuskan untuk melakukan entry pada sembilan nomor berikut:

  1. Gran Turismo 7
  2. eFootball
  3. PUBG Mobile
  4. Martial Arts:
    • Street Fighter 6
    • Tekken 8
    • The King of Fighters XV
  5. Pokémon Unite
  6. Identity V
  7. Honor of Kings
  8. Naraka: Bladepoint
  9. Mobile Legends: Bang Bang

Sementara itu, Indonesia tidak melakukan entry pada dua nomor berikut:

  • League of Legends (PC)
  • Puyo Puyo Champions (PC)

Entry Bukan Jaminan Tampil di Main Event

PB ESI menegaskan bahwa status entry by number masih merupakan tahapan administrasi awal. Artinya, Indonesia belum otomatis tampil di Main Event Asian Games 2026.

Seluruh negara yang telah melakukan entry tetap wajib mengikuti proses Qualifier Road to Main Event, sesuai ketentuan yang akan ditetapkan oleh panitia penyelenggara Asian Games, AINAGOC, bersama masing-masing publisher game.

Pengumuman resmi terkait format dan jadwal kualifikasi direncanakan akan disampaikan pada Maret 2026. Hasil dari babak kualifikasi tersebut akan menentukan negara mana saja yang berhak melaju ke Main Event di Aichi–Nagoya.

Fokus Persiapan Menuju Babak Kualifikasi

Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, menilai langkah entry ini sebagai bagian penting dari proses menuju Asian Games.

“Entry ini memastikan Indonesia tetap berada dalam jalur resmi menuju Asian Games. Kami menunggu informasi teknis kualifikasi dari penyelenggara agar dapat menyesuaikan langkah berikutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

PB ESI menempatkan babak kualifikasi sebagai tahapan krusial dalam perjalanan menuju Asian Games 2026. Bersama jajaran pelatih dan tim profesional, PB ESI melalui BTN berkomitmen memastikan persiapan atlet dilakukan secara terarah dan berkesinambungan.

Dengan penguatan program pelatihan yang profesional, Indonesia diharapkan memiliki peluang maksimal untuk melaju ke Main Event dan bersaing di level tertinggi esports Asia.

Bagikan
Ditulis Oleh

Michael

Berita Terkait