Valve Kembali Diterpa Kontroversi, FBI Selidiki 7 Game Steam Berisi Malware
FBI Mulai Selidiki Steam
Industry

Valve Kembali Diterpa Kontroversi, FBI Selidiki 7 Game Steam Berisi Malware

Michael - Minggu, 15 Maret 2026
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Steam, platform game digital terbesar milik Valve, kembali jadi sorotan. Kali ini bukan karena peluncuran game baru, melainkan karena investigasi resmi dari Federal Bureau of Investigation (FBI). Lembaga keamanan Amerika Serikat itu mengumumkan penyelidikan terhadap tujuh game di Steam yang diduga mengandung malware berbahaya.

FBI Turun Tangan Selidiki Tujuh Game Berbahaya

Dikutip dari Gamerant.com, dalam dokumen resmi, FBI menyebutkan tujuh game yang masuk radar: BlockBlasters, Chemia, Dashverse/DashFPS, Lampy, Lunara, PirateFi, dan Tokenova. Semua game ini diduga dikendalikan oleh satu kelompok atau individu yang sama. Serangan malware disebut berlangsung antara Mei 2024 hingga Januari 2026, dengan kasus BlockBlasters sempat mencuri perhatian karena menipu seorang streamer populer di Twitch.

FBI kini meminta para korban untuk melaporkan pengalaman mereka, termasuk bagaimana mereka menemukan game tersebut dan kerugian finansial yang dialami. Korban berpotensi mendapat kompensasi sesuai hukum federal dan negara bagian.

Kontroversi Valve Tak Berhenti

Kasus malware ini bukan satu-satunya masalah hukum yang menimpa Valve. Baru Februari lalu, Jaksa Agung New York, Letitia James, melayangkan gugatan terkait loot box di game seperti Dota 2 dan Team Fortress 2. Gugatan itu menuding loot box sebagai bentuk perjudian ilegal yang menargetkan anak-anak.

Valve juga menghadapi gugatan dari Negara Bagian Washington dan Performing Right Society di Inggris, masing-masing terkait loot box dan pelanggaran hak cipta.

Tahun Besar, Bayangan Kontroversi

Ironisnya, semua kontroversi ini muncul di tahun yang seharusnya jadi momentum besar bagi Valve. Perusahaan tengah menyiapkan peluncuran Steam Machine, konsol baru dengan performa setara PS5 dan Xbox Series X. Selain itu, Valve juga akan merilis Steam Frame VR headset dan versi terbaru Steam Controller sepanjang 2026.

Namun, dengan badai hukum dan investigasi FBI yang sedang berlangsung, Valve harus bekerja keras menjaga reputasi sekaligus memastikan inovasi mereka tidak tenggelam oleh kontroversi.

Bagikan
Ditulis Oleh

Michael

Berita Terkait