Nama Lee Sang-hyeok, atau yang lebih dikenal sebagai Faker, kembali mencatatkan pencapaian luar biasa di panggung budaya global. Bintang utama League of Legends tersebut resmi masuk dalam daftar lima besar "Most Influential Hallyu Stars" atau figur Korea paling berpengaruh di dunia untuk tahun 2025, membuktikan bahwa pengaruhnya kini telah melampaui batas dunia digital.
Daftar prestisius ini dirilis berdasarkan survei tahunan oleh Korean Foundation for International Cultural Exchange (KOFICE), yang mengukur dampak gelombang budaya Korea atau Hallyu di kancah internasional. Survei tersebut melibatkan lebih dari 26.000 responden dari 28 negara, mencakup berbagai sektor mulai dari musik, film, hingga industri gim dan esports.
Sejajar dengan Ikon K-Pop dan Aktor Papan Atas
Dalam daftar tersebut, Faker menempati posisi kelima bersama solois IU dengan perolehan suara yang sama. Pencapaian ini sangat fenomenal karena ia bersanding dengan nama-nama besar yang selama ini mendominasi industri hiburan arus utama, seperti:
BTS di posisi pertama.
Lee Min-ho (aktor) di posisi kedua.
BLACKPINK dan Jung Kook di peringkat selanjutnya.
Masuknya Faker menjadi bukti nyata bahwa esports kini telah sejajar dengan industri K-pop dan K-drama. Ia menjadi satu-satunya figur dari dunia kompetitif yang mampu menembus dominasi selebritas papan atas, menandakan pergeseran besar dalam persepsi budaya populer modern.
Ikon Global dan Pionir Sejarah Esports
Popularitas Faker berakar dari karier panjang dan konsistensinya yang luar biasa di level tertinggi sejak debut profesional pada 2013 bersama tim T1. Sebagai pemain paling sukses dalam sejarah League of Legends, Faker telah mengoleksi enam trofi World Championship. Selain keahlian teknisnya yang merevolusi peran mid laner, ia dikenal karena sportivitas dan dedikasinya yang menjadi inspirasi bagi jutaan pemain di seluruh dunia.
Pengaruh Faker juga mendapat pengakuan resmi dari pemerintah Korea Selatan. Pada awal tahun 2026, ia dianugerahi Blue Dragon Medal, penghargaan olahraga tertinggi di negara tersebut. Hal ini menjadikannya pemain esports pertama dalam sejarah yang menerima kehormatan setingkat dengan atlet-atlet legendaris dari cabang olahraga tradisional.
Esports sebagai Pilar Baru Gelombang Hallyu

Fenomena ini menunjukkan bahwa esports bukan lagi sekadar hiburan niche, melainkan telah menjadi bagian penting dari ekspor budaya Korea Selatan. Jika sebelumnya Hallyu identik dengan musik dan drama, kini industri gim dan esports memainkan peran strategis dalam memperluas pengaruh Korea di mata dunia.
Keberhasilan Faker menembus daftar bintang paling berpengaruh ini mencerminkan perubahan persepsi global terhadap profesi pro player. Dari yang semula dianggap sekadar hobi, kini esports telah berkembang menjadi industri bernilai miliaran dolar dengan ikon global yang memiliki pengaruh setara selebritas internasional. Dengan karier yang masih terus berjalan, Faker diprediksi akan tetap menjadi wajah utama kekuatan baru dalam gelombang Hallyu di masa depan.